Kitab Iman Hadi ke 39 s/d 60 dari 121 Hadis
39 Hadis riwayat Saad bin Abu Waqqash ra. ia berkata,
Kedua telingaku mendengar Rasulullah saw. bersabda, Siapa yang mengakui orang lain sebagai ayahnya, sedangkan dia tahu bahwa orang itu bukan ayahnya, maka surga diharamkan baginya
Bab Mencaci-maki orang islam adalah tindakan kefasikan dan memeranginya adalah kekafiran
40 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Rasulullah SAW bersabda, Membenci-maki orang Islam adlah kefasikan dan memeranginya adalah kekafiran
40 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Rasulullah SAW bersabda, Membenci-maki orang Islam adlah kefasikan dan memeranginya adalah kekafiran
Bab Makna sabda Nabi saw., Janganlah kalian kembali menjadi orang kafir, saling bunuh membunuh
41 Hadis riwayat Jarir ra. ia berkata,
Ketika Haji wada', Nabi saw. bersabda kepadaku, Suruhlah orang-orang diam. Setelah orang-orang diam, beliau bersabda, Janganlah kalian kembali --sesudah kutinggalkan-- menjadi orang-orang kafir, dimana kalian saling bunuh membunuh
Bab Kekafiran orang yang mengatakan, Kita dituruni hujan oleh bintang tertentu
42 Hadis riwayat Zaid bin Khalid Al Juhaini ra. ia berkata,
Rasulullah saw. melakukan salat bersama kami di Hudaibiah, sesudah
41 Hadis riwayat Jarir ra. ia berkata,
Ketika Haji wada', Nabi saw. bersabda kepadaku, Suruhlah orang-orang diam. Setelah orang-orang diam, beliau bersabda, Janganlah kalian kembali --sesudah kutinggalkan-- menjadi orang-orang kafir, dimana kalian saling bunuh membunuh
Bab Kekafiran orang yang mengatakan, Kita dituruni hujan oleh bintang tertentu
42 Hadis riwayat Zaid bin Khalid Al Juhaini ra. ia berkata,
Rasulullah saw. melakukan salat bersama kami di Hudaibiah, sesudah
hujan turun semalaman. Seusai salat, beliau mendatangi para sahabat,
lalu bersabda, Tahukah kalian apa yang telah difirmankan oleh Tuhan
kalian ؟ Para sahabat menjawab, Allah dan Rasul-Nya lebih tahu. Beliau
bersabda, Allah berfirman,
Di antara hamba-hamba-Ku ada yang beriman kepada-Ku dan ada yang kafir
di pagi ini. Orang yang berkata, Kita diturunkan hujan karena anugerah
dan rahmat Allah, maka orang itu beriman kepada-Ku dan mengingkari
bintang-bintang. Sebaliknya orang yang berkata, Kita diturunkan hujan
oleh bintang ini atau bintang itu, maka orang tersebut kafir terhadap-Ku
dan beriman kepada bintang-bintang
Bab Mencintai sahabat Ansar termasuk iman, sedangkan membenci mereka termasuk tanda kemunafikan
43 Hadis riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Tanda kemunafikan adalah membenci sahabat Ansar dan tanda keimanan adalah mencintai sahabat Ansar
44 Hadis riwayat Al Barra' ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda tentang kaum Anshar, Yang mencintai mereka hanyalah orang yang beriman dan yang membenci mereka hanyalah orang munafik. Siapa yang mencintai mereka, maka Allah mencintainya, siap yang membenci mereka, maka Allah membencinya
Bab Kurangnya iman karena kurangnya taat, ucapan kufur dengan arti bukan kufur kepada Allah, seperti kufur nikmat dan hak
45 Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra.,
Dari Rasulullah saw. beliau bersabda, Wahai kaum wanita! bersedekahlah kalian dan perbanyaklah istighfar (memohon ampun), karena aku melihat kalian lebih banyak menjadi penghuni neraka. Seorang wanita yang cukup pintar di antara mereka bertanya, Wahai Rasulullah, kenapa kaum wanita lebih banyak menjadi penghuni neraka ؟ Rasulullah saw. menjawab, Kalian banyak mengutuk dan mengingkari kebaikan suami. Aku tidak melihat orang yang minus akal dan agamanya, menguasai orang yang memiliki akal lebih daripada kalian. Wanita itu bertanya lagi, Wahai Rasulullah, apakah minus akal dan agama itu ؟ Rasulullah saw. menjawab, Yang dimaksud dengan minus akal adalah karena dua orang saksi wanita sama dengan seorang saksi pria, ini adalah minus akal, wanita menghabiskan waktu malamnya tanpa mengerjakan salat dan tidak puasa di bulan Ramadan (karena haid), ini adalah minus agama
Bab Iman kepada Allah Taala merupakan amal paling utama
46 Hadis riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata,
Rasulullah saw. pernah ditanya, Apakah amal yang paling utama ؟ Beliau menjawab Iman kepada Allah. Orang bertanya lagi, Kemudian apa ؟ Rasulullah saw. menjawab, berjuang di jalan Allah. Kembali dia tanya, Kemudian apa ؟ Rasulullah saw. bersabda, Haji mabrur (yang diterima)
47 Hadis riwayat Abu Zar ra. ia berkata,
Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw., Ya Rasulullah, amal apa yang paling utama ؟ Rasulullah saw. bersabda, Iman kepada Allah dan berjuang di jalan-Nya. Aku bertanya, Budak manakah yang paling utama ؟ Rasulullah saw. bersabda, Yang paling menurut pada pemiliknya dan paling mahal harganya. Aku bertanya lagi, Bagaimana jika aku tidak bekerja ؟ Rasulullah saw. bersabda, Engkau dapat membantu orang yang bekerja atau mengurusi orang yang tidak memiliki pekerjaan. Aku bertanya, Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku tidak mampu melakukan sebagian amal. Rasulullah saw. bersabda, Engkau dapat mengekang kejahatanmu terhadap orang lain, karena, hal itu merupakan sedekahmu kepada dirimu
48 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw., Pekerjaan manakah yang paling utama ؟ Beliau menjawab, Salat pada waktunya. Aku bertanya lagi, Kemudian apa ؟ Beliau menjawab, Berbakti kepada kedua orang tua. Kembali aku bertanya, Kemudian apa ؟ Beliau menjawab, Berjuang di jalan Allah. Aku tidak bertanya lagi kepada beliau untuk menjaga perasaan beliau
Bab Menyekutukan Allah dan menjelaskan dosa besar lainnya
49 Hadis riwayat Abdullah ra. ia berkata,
Aku bertanya kepada Rasulullah saw, Dosa apakah yang paling besar menurut Allah ؟ Rasulullah saw. bersabda, Engkau membuat sekutu bagi Allah, padahal Dialah yang menciptakanmu. Aku berkata, Sungguh dosa demikian memang besar. Kemudian apa lagi ؟ Beliau menjawab, Engkau membunuh anakmu karena takut miskin. Aku tanya lagi, Kemudian apa ؟ Rasulullah saw. menjawab, Engkau berzina dengan istri tetanggamu
Bab Tentang dosa-dosa besar dan yang paling besar
50 Hadis riwayat Abdur Rahman bin Abu Bakrah ra. ia berkata,
Diwaktu kami sedang berada di samping Rasulullah saw. beliau bersabda, Tidak inginkah kalian kuberitahu tentang dosa-dosa besar dan yang paling besar ؟ (beliau mengulangi pertanyaan itu tiga kali) yaitu; mensekutukan Allah, mendurhakai kedua orang tua dan persaksian palsu. Semula Rasulullah saw. bersandar, lalu duduk. Beliau terus mengulangi sabdanya itu, sehingga batin kami berkata, mudah-mudahan beliau diam
51 Hadis riwayat Anas ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda tentang dosa-dosa besar, Menyekutukan Allah, mendurhakai kedua orang tua, membunuh jiwa dan persaksian palsu
52 Hadis riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Jauhilah tujuh hal yang mengekalkan di neraka. Ada yang bertanya, Ya Rasulullah, apakah tujuh hal itu ؟ Rasulullah saw. bersabda, Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, makan harta anak yatim, makan riba, melarikan diri dari medan pertempuran dan menuduh wanita baik-baik yang dalam kelalaian dan beriman melaksanakan zina
Bab Mencintai sahabat Ansar termasuk iman, sedangkan membenci mereka termasuk tanda kemunafikan
43 Hadis riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Tanda kemunafikan adalah membenci sahabat Ansar dan tanda keimanan adalah mencintai sahabat Ansar
44 Hadis riwayat Al Barra' ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda tentang kaum Anshar, Yang mencintai mereka hanyalah orang yang beriman dan yang membenci mereka hanyalah orang munafik. Siapa yang mencintai mereka, maka Allah mencintainya, siap yang membenci mereka, maka Allah membencinya
Bab Kurangnya iman karena kurangnya taat, ucapan kufur dengan arti bukan kufur kepada Allah, seperti kufur nikmat dan hak
45 Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra.,
Dari Rasulullah saw. beliau bersabda, Wahai kaum wanita! bersedekahlah kalian dan perbanyaklah istighfar (memohon ampun), karena aku melihat kalian lebih banyak menjadi penghuni neraka. Seorang wanita yang cukup pintar di antara mereka bertanya, Wahai Rasulullah, kenapa kaum wanita lebih banyak menjadi penghuni neraka ؟ Rasulullah saw. menjawab, Kalian banyak mengutuk dan mengingkari kebaikan suami. Aku tidak melihat orang yang minus akal dan agamanya, menguasai orang yang memiliki akal lebih daripada kalian. Wanita itu bertanya lagi, Wahai Rasulullah, apakah minus akal dan agama itu ؟ Rasulullah saw. menjawab, Yang dimaksud dengan minus akal adalah karena dua orang saksi wanita sama dengan seorang saksi pria, ini adalah minus akal, wanita menghabiskan waktu malamnya tanpa mengerjakan salat dan tidak puasa di bulan Ramadan (karena haid), ini adalah minus agama
Bab Iman kepada Allah Taala merupakan amal paling utama
46 Hadis riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata,
Rasulullah saw. pernah ditanya, Apakah amal yang paling utama ؟ Beliau menjawab Iman kepada Allah. Orang bertanya lagi, Kemudian apa ؟ Rasulullah saw. menjawab, berjuang di jalan Allah. Kembali dia tanya, Kemudian apa ؟ Rasulullah saw. bersabda, Haji mabrur (yang diterima)
47 Hadis riwayat Abu Zar ra. ia berkata,
Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw., Ya Rasulullah, amal apa yang paling utama ؟ Rasulullah saw. bersabda, Iman kepada Allah dan berjuang di jalan-Nya. Aku bertanya, Budak manakah yang paling utama ؟ Rasulullah saw. bersabda, Yang paling menurut pada pemiliknya dan paling mahal harganya. Aku bertanya lagi, Bagaimana jika aku tidak bekerja ؟ Rasulullah saw. bersabda, Engkau dapat membantu orang yang bekerja atau mengurusi orang yang tidak memiliki pekerjaan. Aku bertanya, Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku tidak mampu melakukan sebagian amal. Rasulullah saw. bersabda, Engkau dapat mengekang kejahatanmu terhadap orang lain, karena, hal itu merupakan sedekahmu kepada dirimu
48 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw., Pekerjaan manakah yang paling utama ؟ Beliau menjawab, Salat pada waktunya. Aku bertanya lagi, Kemudian apa ؟ Beliau menjawab, Berbakti kepada kedua orang tua. Kembali aku bertanya, Kemudian apa ؟ Beliau menjawab, Berjuang di jalan Allah. Aku tidak bertanya lagi kepada beliau untuk menjaga perasaan beliau
Bab Menyekutukan Allah dan menjelaskan dosa besar lainnya
49 Hadis riwayat Abdullah ra. ia berkata,
Aku bertanya kepada Rasulullah saw, Dosa apakah yang paling besar menurut Allah ؟ Rasulullah saw. bersabda, Engkau membuat sekutu bagi Allah, padahal Dialah yang menciptakanmu. Aku berkata, Sungguh dosa demikian memang besar. Kemudian apa lagi ؟ Beliau menjawab, Engkau membunuh anakmu karena takut miskin. Aku tanya lagi, Kemudian apa ؟ Rasulullah saw. menjawab, Engkau berzina dengan istri tetanggamu
Bab Tentang dosa-dosa besar dan yang paling besar
50 Hadis riwayat Abdur Rahman bin Abu Bakrah ra. ia berkata,
Diwaktu kami sedang berada di samping Rasulullah saw. beliau bersabda, Tidak inginkah kalian kuberitahu tentang dosa-dosa besar dan yang paling besar ؟ (beliau mengulangi pertanyaan itu tiga kali) yaitu; mensekutukan Allah, mendurhakai kedua orang tua dan persaksian palsu. Semula Rasulullah saw. bersandar, lalu duduk. Beliau terus mengulangi sabdanya itu, sehingga batin kami berkata, mudah-mudahan beliau diam
51 Hadis riwayat Anas ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda tentang dosa-dosa besar, Menyekutukan Allah, mendurhakai kedua orang tua, membunuh jiwa dan persaksian palsu
52 Hadis riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Jauhilah tujuh hal yang mengekalkan di neraka. Ada yang bertanya, Ya Rasulullah, apakah tujuh hal itu ؟ Rasulullah saw. bersabda, Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar, makan harta anak yatim, makan riba, melarikan diri dari medan pertempuran dan menuduh wanita baik-baik yang dalam kelalaian dan beriman melaksanakan zina
53
Hadis riwayat Abdullah bin Amru bin Ash ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Di antara dosa-dosa besar, adalah memaki kedua orang tua. Beberapa orang sahabat bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana seorang memaki kedua orang tuanya ؟ Rasulullah saw. menjawab, Dia memaki bapak orang lain, lalu orang lain itu memaki bapaknya. Dia memaki ibu orang lain, lalu orang lain itu memaki ibunya
Bab Orang yang meninggal dunia tidak menyekutukan Allah, akan masuk surga dan orang yang mati dalam keadaan musyrik, akan masuk neraka
54 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Siapa saja mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu, dia masuk neraka. Aku (Abdullah) sendiri berkata, Siapa saja yang meninggal dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan apapun, akan masuk surga
55 Hadis riwayat Abu Zar ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda, Jibril as. mendatangiku dengan membawa kabar gembira bahwa siapa saja di antara umatmu meninggal dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan apapun, maka dia masuk surga. Aku (Abu Zar) bertanya, Meskipun dia berzina dan mencuri ؟ Nabi menjawab, Meskipun dia berzina dan mencuri
Bab Larangan membunuh orang kafir yang telah mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
56 Hadis riwayat Miqdad bin Aswad ra. ia berkata,
Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bertemu dengan seorang kafir, lalu dia menyerangku, dia penggal salah satu tanganku dengan pedang, hingga terputus, kemudian dia berlindung pada sebuah pohon dan berkata, Aku menyerahkan diri kepada Allah (masuk Islam). Bolehkah aku membunuhnya setelah dia mengucapkan itu ؟ Rasulullah saw. menjawab, Jangan kau bunuh dia. Aku memprotes, Wahai Rasulullah, tapi dia telah memotong tanganku. Dia mengucapkan itu sesudah memotong tanganku. Bolehkah aku membunuhnya ؟ Rasulullah saw. tetap menjawab, Tidak, engkau tidak boleh membunuhnya. Jika engkau membunuhnya, maka kedudukannya seperti kedudukanmu sebelum engkau membunuhnya, dan kedudukanmu seperti kedudukannya sebelum dia mengucapkan kalimat yang dia katakan
57 Hadis riwayat Usamah bin Zaid ra. ia berkata,
Rasulullah saw. mengirim kami dalam suatu pasukan. Kami sampai pagi hari Huruqat, suatu tempat di daerah Juhainah, lalu aku menjumpai seorang kafir, dia mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ tetapi aku tetap menikamnya. Ternyata kejadian itu membekas dalam jiwaku, maka aku menyampaikannya kepada Nabi saw. Rasulullah saw. bertanya, Apa! dia mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ dan engkau tetap membunuhnya ؟ Aku menjawab, Wahai Rasulullah, dia mengucapkan itu hanya karena takut pedang. Rasulullah saw. bersabda, Kenapa engkau tidak membelah dadanya hingga engkau tahu apakah hatinya mengucapkannya atau tidak ؟ Beliau terus mengulang-ulang perkataan itu kepadaku, hingga aku berkhayal kalau saja aku baru masuk Islam pada hari itu. Saad berkata, Demi Allah, aku tidak membunuh seorang muslim, hingga Dzul Buthain yaitu Usamah membunuhnya. Ada seorang berkata, Bukankah Allah telah berfirman
(Perangilah mereka, agar tidak ada fitnah dan agar agama itu seutuhnya
milik Allah). Saad berkata, Kami telah berperang agar tidak ada
fitnah, sedangkan engkau dan pengikut-pengikutmu ingin berperang, agar
timbul fitnah
Bab Tentang sabda Nabi saw. siapa yang mengangkat pedang Kepada kami, bukanlah golongan kami
58 Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda, Barangsiapa mengacungkan pedang kepada kami, maka ia bukanlah termasuk bagian dari kami
59 Hadis riwayat Abu Musa ra. bahwa,
Nabi saw. bersabda, Barangsiapa mengacungkan pedang kepada kami, maka dia bukan termasuk golongan kami
Bab Menampar pipi, merobek baju dan berdoa dengan doa Jahiliah
60 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Bukan termasuk golongan kami, orang yang menampar pipi (ketika ditimpa musibah), merobek kerah baju, atau berdoa dengan doa Jahiliah (meratapi mayat seraya mengharap-harap celaka)
Rasulullah saw. bersabda, Di antara dosa-dosa besar, adalah memaki kedua orang tua. Beberapa orang sahabat bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana seorang memaki kedua orang tuanya ؟ Rasulullah saw. menjawab, Dia memaki bapak orang lain, lalu orang lain itu memaki bapaknya. Dia memaki ibu orang lain, lalu orang lain itu memaki ibunya
Bab Orang yang meninggal dunia tidak menyekutukan Allah, akan masuk surga dan orang yang mati dalam keadaan musyrik, akan masuk neraka
54 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Siapa saja mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu, dia masuk neraka. Aku (Abdullah) sendiri berkata, Siapa saja yang meninggal dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan apapun, akan masuk surga
55 Hadis riwayat Abu Zar ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda, Jibril as. mendatangiku dengan membawa kabar gembira bahwa siapa saja di antara umatmu meninggal dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan apapun, maka dia masuk surga. Aku (Abu Zar) bertanya, Meskipun dia berzina dan mencuri ؟ Nabi menjawab, Meskipun dia berzina dan mencuri
Bab Larangan membunuh orang kafir yang telah mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
56 Hadis riwayat Miqdad bin Aswad ra. ia berkata,
Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bertemu dengan seorang kafir, lalu dia menyerangku, dia penggal salah satu tanganku dengan pedang, hingga terputus, kemudian dia berlindung pada sebuah pohon dan berkata, Aku menyerahkan diri kepada Allah (masuk Islam). Bolehkah aku membunuhnya setelah dia mengucapkan itu ؟ Rasulullah saw. menjawab, Jangan kau bunuh dia. Aku memprotes, Wahai Rasulullah, tapi dia telah memotong tanganku. Dia mengucapkan itu sesudah memotong tanganku. Bolehkah aku membunuhnya ؟ Rasulullah saw. tetap menjawab, Tidak, engkau tidak boleh membunuhnya. Jika engkau membunuhnya, maka kedudukannya seperti kedudukanmu sebelum engkau membunuhnya, dan kedudukanmu seperti kedudukannya sebelum dia mengucapkan kalimat yang dia katakan
57 Hadis riwayat Usamah bin Zaid ra. ia berkata,
Rasulullah saw. mengirim kami dalam suatu pasukan. Kami sampai pagi hari Huruqat, suatu tempat di daerah Juhainah, lalu aku menjumpai seorang kafir, dia mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ tetapi aku tetap menikamnya. Ternyata kejadian itu membekas dalam jiwaku, maka aku menyampaikannya kepada Nabi saw. Rasulullah saw. bertanya, Apa! dia mengucapkan لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ dan engkau tetap membunuhnya ؟ Aku menjawab, Wahai Rasulullah, dia mengucapkan itu hanya karena takut pedang. Rasulullah saw. bersabda, Kenapa engkau tidak membelah dadanya hingga engkau tahu apakah hatinya mengucapkannya atau tidak ؟ Beliau terus mengulang-ulang perkataan itu kepadaku, hingga aku berkhayal kalau saja aku baru masuk Islam pada hari itu. Saad berkata, Demi Allah, aku tidak membunuh seorang muslim, hingga Dzul Buthain yaitu Usamah membunuhnya. Ada seorang berkata, Bukankah Allah telah berfirman
وَقَاتِلُوْهُمْ حَتَّي لَا تَكُوْنَ فِتْنَةٌ وَيَكُوْنَ الدِّيْنُ كُلُّهُ لِلَّهِ
Bab Tentang sabda Nabi saw. siapa yang mengangkat pedang Kepada kami, bukanlah golongan kami
58 Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra. ia berkata,
Nabi saw. bersabda, Barangsiapa mengacungkan pedang kepada kami, maka ia bukanlah termasuk bagian dari kami
59 Hadis riwayat Abu Musa ra. bahwa,
Nabi saw. bersabda, Barangsiapa mengacungkan pedang kepada kami, maka dia bukan termasuk golongan kami
Bab Menampar pipi, merobek baju dan berdoa dengan doa Jahiliah
60 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra. ia berkata,
Rasulullah saw. bersabda, Bukan termasuk golongan kami, orang yang menampar pipi (ketika ditimpa musibah), merobek kerah baju, atau berdoa dengan doa Jahiliah (meratapi mayat seraya mengharap-harap celaka)
إشراف معالي الشيخ: صالح بن عبدالعزيز بن محمد بن إبراهيم آل ألشيخ
Baca Hadis ke 61 Click NEX-Disini
Tinggalkan Saran dan Komentar Anda.










0 comments:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar anda...