HADIS-HADIS NABI >> KITAB WASIAT>> PASAL 1
936 Hadis riwayat Saad bin Abi Waqqash ra. ia berkata, pada waktu haji wada, Rasulullah saw. menjengukku ketika aku sakit yang hampir menyebabkan kematianku. Waktu itu aku berkata, Wahai Rasulullah, keadaan saya demikian parah sebagaimana engkau lihat, sedangkan saya adalah hartawan dan hanya ada seorang anak perempuan yang akan mewarisi saya. Apakah saya boleh mensedekahkan dua pertiga harta saya ؟ Beliau bersabda, Tidak boleh. Aku bertanya lagi, Kalau seperdua ؟ beliau bersabda, Tidak boleh. Sepertiga saja dan sepertiga itu sudah banyak. Sesungguhnya jika kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan papa dan meminta-minta kepada orang lain. Kamu tidak menafkahkan suatu nafkah dengan tujuan mencari keridaan Allah, melainkan kamu mendapat pahala lantaran nafkahmu itu, walaupun sesuap makanan yang kamu masukkan ke mulut istrimu. Ia berkata, Aku bertanya, Wahai Rasulullah, apakah saya akan ditinggalkan (masih tetap hidup) setelah sahabat-sahabat saya (meninggal dunia) ؟ beliau bersabda, Sesungguhnya kamu tidak ditinggal kemudian kamu mengerjakan suatu amal dengan tujuan mencari rida Allah, kecuali dengan amal itu derajatmu akan bertambah. Barangkali kamu akan ditinggal sampai para kaum (orang-orang Islam) mendapatkan manfaat dari kamu, kaum yang lain (orang-orang kafir) menderita kerugian karenamu. Ya Allah, sempurnakanlah hijrah sahabat-sahabatku, janganlah Engkau kembalikan mereka ke belakang (kepada kekufuran). Orang yang celaka yaitu Saad bin Khaulah berkata, Rasulullah saw. meratapi dirinya agar meninggal di Mekah
937 Hadis riwayat Ibnu Abbas ra. ia berkata, Seandainya orang-orang mau mengurangi sepertiga menjadi seperempat, karena Rasulullah saw. pernah bersabda, Sepertiga, dan sepertiga itu banyak
HADIS-HADIS NABI » KITAB WASIAT » Bab Wakaf
938 Hadis riwayat Ibnu Umar ra. ia berkata, Umar ra. mendapat sebidang tanah di Khaibar kemudian ia menghadap Nabi saw. untuk minta petunjuk tentang pengelolaannya. Umar berkata, Wahai Rasulullah, saya mendapat sebidang tanah di Khaibar. Belum pernah saya memperoleh harta yang lebih baik dari ini. Apa saran engkau tentang hal ini ؟ Beliau bersabda, Jika kamu suka, kamu wakafkan tanah itu dan kamu sedekahkan manfaatnya. Maka Umar menyedekahkan hasil tanah itu dengan syarat tanahnya tidak boleh dijual, dibeli, diwarisi atau dihibahkan. Umar menyedekahkan hasilnya kepada fakir miskin, kerabat, untuk memerdekakan budak, jihad di jalan Allah, untuk bekal orang yang sedang dalam perjalanan dan hidangan tamu. Orang yang mengurusnya boleh makan sebagian hasilnya dengan cara yang baik dan boleh juga memberi makan temannya ala kadarnya
KITAB WASIAT » Bab Tidak boleh berwasiat kepada orang
939 Hadis riwayat Abdullah bin Abu Aufa ra. dari Talhah bin Musrif ra. ia berkata,
KITAB WASIAT » Bab Tidak boleh berwasiat kepada orang yang tidak memiliki sesuatu yang diwasiatkan
940 Hadis riwayat Aisyah ra. ia berkata, Rasulullah saw. tidak meninggalkan dinar, dirham, kambing maupun unta, tidak pula berwasiat
941 Hadis riwayat Ibnu Abbas ra.
HADIS-HADIS NABI » KITAB NAZAR » Bab Perintah melaksanakan nazar
942 Hadis riwayat Ibnu Abbas ra. ia berkata, Saad bin Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah saw. tentang nazar yang pernah dinazarkan oleh ibunya, tetapi ia wafat sebelum melaksanakannya. Rasulullah saw. bersabda, Laksanakanlah untuknya
943 Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra. ia berkata, Pernah suatu hari Rasulullah saw. melarang kami bernazar, beliau bersabda, Sesungguhnya nazar itu tidak dapat mengembalikan apapun, tetapi dengan nazar itulah, sesuatu bisa keluar dari orang yang kikir
944 Hadis riwayat Abu Hurairah ra. bahwa, Rasulullah saw. bersabda, Janganlah kalian bernazar, karena nazar itu tidak dapat menolak takdir sedikitpun juga, ia hanyalah sarana mengambil sesuatu dari orang yang bakhil
945 Hadis riwayat Anas bin Malik ra. bahwa, Nabi saw. melihat orang tua yang dipapah kedua anaknya. Beliau bertanya, Ada apa dengannya ؟ Orang-orang berkata, Ia bernazar akan berjalan. Beliau bersabda, Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan orang yang menyiksa dirinya sendiri dan beliau memerintahkannya untuk berkendaraan
946 Hadis riwayat Uqbah bin Amir ra. ia berkata, Saudara perempuanku bernazar akan berjalan menuju Baitullah tanpa alas kaki. Ia menyuruhku minta fatwa kepada Rasulullah saw. untuknya, maka akupun meminta fatwa. Beliau bersabda, Berjalan (dengan alas kaki) dan naiklah kendaraan
Semoga bermanfaat. إشراف معالي الشيخ : صالح بن عبد العزيز بن محمد بن إبراهيم آل الشيخ










0 comments:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar anda...